“Dari Heningnya Alam, Lahir Keberanian untuk Memimpin dan Menginspirasi”

Cikajang, Garut Dalam upaya menanamkan nilai kepemimpinan dan membentuk karakter santri yang tangguh, MA Plus Al-Ittihaad menggelar kegiatan Mukhoyyam dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dengan mengusung tema “Berani Memimpin, Siap Menginspirasi.”
Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan madrasah yang bertujuan untuk melengkapi pendidikan formal di dalam kelas dengan pembinaan karakter di lapangan.

suasana pembukaan mukhoyam MA PLUS AL-ITTIHAAD

Di era globalisasi yang penuh tantangan, pembangunan karakter bangsa menjadi pondasi penting yang harus ditanamkan sejak dini. MA Plus Al-Ittihaad, sebagai lembaga pendidikan Islam unggulan, berkomitmen untuk berperan aktif dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, spiritual, dan sosial.

“Pendidikan di madrasah kami bukan hanya soal akademik. Lebih dari itu, kami ingin melahirkan generasi yang siap menjadi pemimpin dengan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial yang tinggi,” ujar salah satu pembina kegiatan.

sambutan dari al mudirul’am ppi 104 al-ittihaad

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan MA Plus Al-Ittihaad ini berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Para santri mendapatkan beragam materi pembinaan dari narasumber berpengalaman, baik dari internal madrasah maupun dari lembaga mitra.

Beberapa materi yang diberikan antara lain:

1. Pelatihan PBBAB (Peraturan Baris-Berbaris dan Administrasi Barisan) oleh pelatih dari Komando Daerah Brigade Persis Garut, yang membentuk disiplin dan kekompakan.

2. Manajemen Organisasi bersama Fahmi Syihab Al-Parisi, S.Pd, salah satu alumni MA Plus Al-Ittihaad yang kini aktif di dunia pendidikan.

3. Kepemimpinan Jam’iyyah Persatuan Islam bersama Al-Ustadz Tedi Pardiana, S.Pd, yang menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan amanah dalam berorganisasi.

4. Problem Solving dan Pengambilan Keputusan bersama Al-Ustadz Rahman, S.Pd, yang melatih kemampuan berpikir kritis dan solusi kreatif.

5. “Pimpinlah Dirimu Sebelum Memimpin Orang Lain” bersama Al-Ustadz Hisnu Sahrul Mubarak, S.Pd, yang mengingatkan pentingnya keteladanan diri sebelum memimpin orang lain.

Pemateri sedang menyampaikan materi / suasana kelas lapangan

Selama kegiatan berlangsung, para santri juga terlibat dalam aktivitas lapangan yang menantang namun membangun karakter, mulai dari simulasi kepemimpinan, permainan tim, hingga latihan fisik di malam hari.
Salah satu peserta mengungkapkan pengalamannya dengan antusias.

> “Kalau nggak ikut Mukhoyyam, kita nggak bakal tahu rasanya disuruh push-up jam dua pagi, atau gimana rasanya kerja bareng teman satu tim pas lagi capek banget. Tapi dari situ kita belajar arti tanggung jawab, kerja keras, dan kebersamaan,” ujar salah satu santri sambil tersenyum.

Santri lainnya juga menambahkan, meski lelah, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga.

> “Senang sih, seru juga, tapi tetap harus serius. Jadi kita bisa belajar sambil menikmati prosesnya,” ujar salah satu peserta lain dengan semangat.

kegiatan malam sharing session dan tahajud

Selain memperkuat mental dan kedisiplinan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata dalam membangun kepemimpinan dan solidaritas di antara santri. Mukhoyyam menjadi ajang menempa diri agar para peserta mampu memimpin dengan hati, berpikir strategis, dan berani mengambil keputusan.

Penutupan dan foto bersama panitia dan peserta

Melalui kegiatan Mukhoyyam tahun ini, MA Plus Al-Ittihaad kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi pemimpin muda yang tangguh, mandiri, dan berakhlakul karimah.
Dengan semangat “Berani Memimpin, Siap Menginspirasi,” para santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak hanya berani mengambil peran, tetapi juga siap menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.

jurnalis : Rahmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *